Kamad: Peringatan Isra Miraj Momentum Untuk Tingkatkan Kualitas Diri

By MTSN 2 Kota Banjarmasin 05 Mar 2022, 08:27:04 WIB Keagamaan
Kamad: Peringatan Isra Miraj Momentum Untuk Tingkatkan Kualitas Diri

Banjarmasin (MTsN 2 Kota Banjarmasin) - “Peringatan Isra Mi’raj, momentum untuk menambah kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas diri,” ujar Kepala MTsN 2 Kota Banjarmasin Riduansyah, M.Pd. pada sambutannya dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi SAW. Senin (21/02/22) di halaman utama MTsN 2 Kota Banjarmain.

Menurut Riduansyah sebagai umat Rasulullah SAW. hendaknya dapat mewarisi semangat dan misi kenabian Muhammad untuk menjadikannya sebagai motivator dan inspirator dalam kehidupan kita, baik dalam bertindak dan bertingkah laku.

“Peringatan IsraMi’raj pada kali ini berorientasi untuk menambah kecintaan terhadap Rasulullah SAW, sehingga akan berimbas pada pembinaan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” harapnya.

Baca Lainnya :

Selanjutnya Riduansyah menambahkan melalui peringatan tersebut diharapkan untuk memberikan pendidikan sekaligus pembinaan kepada para siswa tentang keteladanan sifat dan akhlak para kekasih Allah SWT.

“Saya berharap peringatan ini dapat memberikan pengaruh terhadap para siswa, sehingga mereka bisa mengambil intisari/hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW,” harapnya.

Sementara penceramah Ustadz H. Ahmad Muwafaq, menyampaikan,  tausiyahnya menggambarkan peringatan Isra Mi’raj yang dilakukan Nabi SAW. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. "Spirit Isra Mi’raj tersebut harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku ketaatan kita sebagai hamba Allah SWT," pungkasnya.

Selanjutnya, dalam tausiyahnya, penceramah juga menyampaikan tentang sirah kehidupan Rasulullah SAW. yang dapat diteladani dan dijadikan ibrah dalam kehidupan kita. “Ada cara kita mencintai Rasulullah SAW, yaitu dengan mutaba’ah (mengikuti) apa yang dilakukan Nabi dan selalu merindukan beliau,” tambahnya.

Kegiatan Isra Mi’raj nabi Muhammad SAW. dilakukan secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan yang diikuti oleh siswa (50%), guru, dan tenaga kependidikan lainnya dengan melibatkan OSIM sebagai panitia pelaksana.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment